sudah dua minggu berlalu sejak terakhir kali aku mencium aroma tubuhmu
dan dalam dua minggu ini pulalah aku harus puas menjalani hubungan seluler denganmu
Ya, hanya hubungan seluler
bahkan suaramu pun tak bisa kudengar
hanya sms-sms mu yang melepas dahaga rinduku padamu
aku tak punya cukup keberanian untuk meneleponmu,
apalagi untuk menemuimu
aku sendiri tak tahu mengapa tiba-tiba ketakutanku begitu besar
padahal bukanlah sebuah dosa besar jika aku menghubungimu
atau malaikat di kiri pundakku akan mencatatnya sebagai perbuatan buruk jika aku menemuimu
hanya saja aku tak ingin mengganggumu
padahal aku sangat bahagia ketika kita menghabiskan waktu bersama dua minggu yang lalu
begitu bahagianya sehingga aku masih bisa tersenyum lebar saat kulihat kau bersamanya
bahkan aku masih bisa tertawa ketika kulihat langannya memeluk pinggangmu ketika ia ada di boncengan sepeda motormu
aku sadar sepenuhnya bahwa aku pasti akan sering merasakan hal seperti ini
namun aku telah siap sejak pertama kali kuanggukkan kepalaku untuk menjadi
selingkuhanmu
~me~
dan dalam dua minggu ini pulalah aku harus puas menjalani hubungan seluler denganmu
Ya, hanya hubungan seluler
bahkan suaramu pun tak bisa kudengar
hanya sms-sms mu yang melepas dahaga rinduku padamu
aku tak punya cukup keberanian untuk meneleponmu,
apalagi untuk menemuimu
aku sendiri tak tahu mengapa tiba-tiba ketakutanku begitu besar
padahal bukanlah sebuah dosa besar jika aku menghubungimu
atau malaikat di kiri pundakku akan mencatatnya sebagai perbuatan buruk jika aku menemuimu
hanya saja aku tak ingin mengganggumu
padahal aku sangat bahagia ketika kita menghabiskan waktu bersama dua minggu yang lalu
begitu bahagianya sehingga aku masih bisa tersenyum lebar saat kulihat kau bersamanya
bahkan aku masih bisa tertawa ketika kulihat langannya memeluk pinggangmu ketika ia ada di boncengan sepeda motormu
aku sadar sepenuhnya bahwa aku pasti akan sering merasakan hal seperti ini
namun aku telah siap sejak pertama kali kuanggukkan kepalaku untuk menjadi
selingkuhanmu
~me~