Rembulan, Bintang dan Hujan


Kemarin malam aku tersenyum lebar sambil memandangi langit
Bintang-bintang bertebaran, berpendar-pendar
Seakan-akan mereka mengerling kepadaku
Dan saat kupejamkan mataku
Aku melihat kau pun mengerlingkan mata indahmu padaku
Indah sekali
Seperti kerlingan bintang yang kulihat

Kemarin malamnya lagi mataku berbinar-binar melihat rembulan di langit
Padahal itu bukan bulan purnama
Namun bentuk sabitnya seakan mengingatkanku
Pada senyum manismu yang selalu kau berikan tiap pagi
Begitu manisnya
Semanis susu coklat yang juga dihidangkan Ibuku tiap pagi

Tapi malam ini hujan turun sederas-derasnya
Ditemani guntur dan petir
Senyumku pun sirna
Seiring dengan sirnanya bintang dan rembulan yang tak hadir di malam ini
Dan saat kututup jendela kamarku
Aku melihatmu berlari di tengah hujan bersama kekasihmu

Ujung Titik

02.02 by sityaqien 0 komentar

Setiap hari, setiap jam, setiap menit, setiap detik
Aku melewati semuanya
Dengan satu keyakinan
Keyakinan yang tak perlu kau tanyakan lagi
Karena kau tentu sudah tahu apa maknanya

Aku melewatinya dengan keyakinan
Bahwa semua ini memang milikku
Semuanya sudah digariskan untukku
Untuk kumiliki, kulewati, kuhadapi, dan kurasakan
Denganmu ataupun tanpamu
Karena kau pun pasti memiliki, melewati, menghadapi, dan merasakan
Apa yang sudah digariskan pula untukmu

Namun pada akhirnya nanti
Kita akan bersama jua
Bertemu di titik yang sama
Setelah melampaui semua garis milik kita
Karena semua garis-garis itu
Akan berakhir di suatu ujung titik yang sama
Ya, di sanalah kita akan bertemu

Yang Aku Tahu

02.01 by sityaqien 0 komentar

Aku tak tahu apa isi hatimu
Yang aku tahu, aku selalu ingin medengar ceritamu

Aku tak tahu apa kesenanganmu
Yang aku tahu, aku senang bila bersamamu

Aku tak tahu apa kesedihanmu
Yang aku tahu, kau selalu mengganti kesedihanku dengan senyuman

Aku tak tahu kemana tujuanmu
Yang aku tahu, langkah kakiku dengan senang hati akan mengikutimu

Aku tak tahu apa yang kau mau
Yang aku tahu, kau selalu ada untukku

Tahukah kau apalagi yang aku tahu??
Yang aku tahu, aku sayang kamu

Asa

02.00 by sityaqien 0 komentar

Entah mengapa
Selalu saja ada bagian kecil dari diriku
Yang senantiasa berharap bahwa akulah orangnya
Akulah orang yang kau maksud dalam puisimu
Akulah orang yang kau harapkan akan menemani hari-harimu
Kemarin, hari ini, esok, lusa dan selamanya

Aku tak tahu mengapa
Hatiku selalu saja menyisakan ruang khusus untukmu
Untuk selalu kau jaga dan kau penuhi
Dengan limpahan kasih sayang, cinta, cerita, rindu, impian, semuanya…
Sampai aku merasa sesak karenanya

Aku tak kuasa mengontrol hatiku
Tak sanggup pula mengatur perasaanku
Untuk dapat menepis secuil harapan
Yang sama sekali tak kuketahui jawabnya
Apakah harapan itu akan membuahkan rasa
Atau hanya akan tinggal asa

Butterfly

01.58 by sityaqien 0 komentar

Satu persatu kupu-kupu keluar dari larvanya
Siap terbang menikmati indahnya alam semesta
Sayapnya sudah dapat mengepak sempurna
Segera meninggalkan onggokan larvanya
Namun tak lama lagi akan tiba saatnya
Sekelompok kupu-kupu berkumpul di taman bunga yang indah
Yang dipenuhi beraneka bunga yang bermekaran
Warna-warni sayap mereka turut menghiasi indahnya taman bunga
Ditemani angin yang bertiup sepoi-sepoi